Kawanan Perampok di Kendari Digulung Polisi

Kompas.com - 09/02/2012, 14:30 WIB

KENDARI, KOMPAS.com — Kepolisian Resor Kota Kendari menangkap enam tersangka kawanan perampok yang selama setahun terakhir beroperasi di Kendari. Dari kawanan itu, disita puluhan barang bukti hasil kejahatan.

”Kelompok ini sudah beraksi sejak tahun lalu. Jumlah laporan yang masuk terkait kejahatan mereka sudah lebih dari 10 kasus,” kata Kepala Polresta Kendari Ajun Komisaris Besar Yuyun Yudhantara, Kamis (9/2/2012).

Enam tersangka yang ditangkap, yakni Nw, LJ, Sr, HR, LS, dan LM. Polisi masih mengembangkan kasus ini karena masih terdapat empat anggota kawanan lain yang dalam kejaran petugas.

Berbagai barang bukti yang disita termasuk 17 telepon seluler berbagai merek, dua unit laptop, satu CPU, satu printer, empat sepeda motor, tiga tas perempuan, satu kamera foto, satu cincin emas, dan tiga bal rokok. Polisi juga menyita satu buah linggis dan pisau yang diduga digunakan kawanan ini dalam aksinya.

”Kawanan ini kerap merampok toko dan menjambret perempuan. Mereka juga menggunakan ancaman kekerasan dalam aksi-aksinya untuk menakuti korban,” kata Yuyun. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau